Currently Empty: $0.00
Study Abroad
Berapa Skor IELTS, TOEFL atau PTE untuk Kuliah Ke Luar Negeri?
Memiliki cita-cita kuliah di luar negeri? Persiapkan bukan hanya dokumen dan biaya pendidikan, tetapi juga kemampuan bahasa Inggris yang menjadi salah satu persyaratan penting untuk masuk ke perguruan tinggi internasional.
Kuliah di luar negeri merupakan impian banyak pelajar Indonesia. Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru, hingga berbagai negara di Eropa dan Asia menawarkan beragam pilihan pendidikan berkualitas dengan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan kompetensi global.
Namun, sebelum mendaftar ke universitas tujuan, ada satu hal penting yang perlu dipersiapkan: bukti kemampuan bahasa Inggris melalui tes resmi seperti IELTS Academic, TOEFL iBT, atau PTE Academic.
Ketiga tes tersebut digunakan oleh banyak perguruan tinggi di berbagai negara untuk menilai kemampuan calon mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan, membaca teks akademik, menulis karya ilmiah, serta berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Lantas, negara mana saja yang membutuhkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris? Berapa skor yang perlu dipersiapkan?
1. Negara Tujuan Kuliah dan Skor Bahasa Inggris
Persyaratan skor bahasa Inggris berbeda-beda, bergantung pada universitas, jenjang pendidikan, dan program studi yang dipilih. Sebagai gambaran awal, berikut rentang skor yang umum dijadikan acuan untuk merencanakan studi internasional.
A. Australia
Australia menjadi salah satu destinasi favorit mahasiswa internasional, dengan pilihan universitas dan program studi mulai dari bisnis, teknologi, kesehatan, pendidikan, hingga teknik.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 67–90 pada skala lama 0–120, atau mengikuti ketentuan skor terbaru yang digunakan universitas.
- PTE Academic: 50–65.
Program tertentu, khususnya bidang kesehatan, pendidikan, dan profesi yang menuntut kemampuan komunikasi tinggi, dapat menetapkan skor lebih tinggi.
B. Inggris (United Kingdom)
Inggris menawarkan beragam universitas dengan reputasi internasional. Calon mahasiswa internasional umumnya perlu memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas dan program studinya.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–7.0.
- TOEFL iBT: sekitar 80–100 pada skala lama, bergantung pada universitas dan program.
- PTE Academic: sekitar 59–76.
Beberapa program sarjana dan pascasarjana menetapkan persyaratan berbeda untuk setiap keterampilan, seperti Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
C. Amerika Serikat (United States)
Amerika Serikat memiliki ribuan perguruan tinggi dengan beragam pilihan program sarjana, magister, dan doktoral.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–7.0.
- TOEFL iBT: sekitar 70–100 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 50–70.
Universitas dengan persyaratan akademik lebih kompetitif dapat meminta skor yang lebih tinggi. Sebagian universitas juga menetapkan nilai minimum untuk setiap bagian tes.
D. Kanada
Kanada menjadi pilihan bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan di lingkungan akademik multikultural.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 80–100 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 55–65.
Persyaratan dapat berbeda antara program diploma, sarjana, dan pascasarjana. Program tertentu juga memiliki standar bahasa Inggris tersendiri.
E. Selandia Baru (New Zealand)
Selandia Baru menawarkan berbagai program pendidikan dengan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kemampuan akademik dan profesional.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 80–90 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 50–58.
Program tertentu, khususnya yang berkaitan dengan profesi dan praktik profesional, dapat menetapkan persyaratan lebih tinggi.
F. Irlandia (Ireland)
Irlandia menjadi salah satu alternatif tujuan pendidikan di Eropa, terutama untuk bidang teknologi, bisnis, sains, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 80–92 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 59–63.
Persyaratan akhir mengikuti kebijakan masing-masing perguruan tinggi dan program studi.
G. Jerman (Germany)
Jerman memiliki banyak pilihan pendidikan tinggi, termasuk program yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Untuk program berbahasa Inggris, calon mahasiswa umumnya perlu membuktikan kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan universitas.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 80–95 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 50–65, jika diterima oleh program yang dituju.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua program di Jerman menggunakan bahasa Inggris. Program berbahasa Jerman dapat mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Jerman sebagai gantinya.
H. Belanda (Netherlands)
Belanda menawarkan banyak program internasional berbahasa Inggris, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–7.0.
- TOEFL iBT: sekitar 80–100 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 58–70, jika diterima oleh universitas tujuan.
Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenjang dan program studi.
I. Malaysia
Malaysia menjadi alternatif bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan internasional dengan pilihan lokasi yang relatif dekat.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 5.0–6.5.
- TOEFL iBT: sekitar 60–90 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 42–58, jika diterima oleh universitas tujuan.
Persyaratan bergantung pada universitas, program studi, dan bahasa pengantar yang digunakan.
J. Singapura
Singapura menawarkan berbagai pilihan pendidikan tinggi dengan lingkungan akademik internasional.
Perkiraan skor:
- IELTS Academic: 6.0–7.0.
- TOEFL iBT: sekitar 85–100 pada skala lama.
- PTE Academic: sekitar 58–70, jika diterima oleh universitas tujuan.
Program tertentu, terutama yang memiliki persyaratan akademik khusus, dapat menetapkan standar lebih tinggi.
Catatan penting: Seluruh rentang skor di atas merupakan gambaran, bukan persyaratan resmi yang berlaku untuk semua universitas di negara tersebut. Angka TOEFL iBT dalam rentang ini menggunakan skala lama 0–120 sebagai acuan historis. Sejak 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala skor baru 1–6 dan laporan hasil tes juga menyediakan estimasi skor pembanding pada skala 0–120. Selalu periksa skala dan persyaratan yang tercantum pada laman penerimaan mahasiswa universitas tujuan.
2. IELTS, TOEFL iBT, atau PTE: Pilih Mana?
Ketiganya merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang diakui oleh banyak institusi pendidikan internasional. Namun, tidak semua universitas menerima ketiga tes tersebut untuk setiap program.
IELTS Academic
IELTS Academic dirancang untuk menilai kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik. Tes ini mengukur empat keterampilan: Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Skor menggunakan skala band 0–9. Banyak program sarjana menggunakan skor sekitar 6.0–6.5 sebagai acuan awal, meskipun persyaratan sebenarnya bergantung pada universitas.
TOEFL iBT
TOEFL iBT mengukur kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan untuk mengikuti perkuliahan di lingkungan akademik. Tes ini juga mencakup Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Sejak 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala skor 1–6. Laporan hasil tes turut menyediakan estimasi skor pembanding 0–120. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memperhatikan skala yang digunakan dalam persyaratan universitas tujuan.
PTE Academic
PTE Academic merupakan tes kemampuan bahasa Inggris berbasis komputer yang mengukur keterampilan berbahasa dalam konteks akademik.
Skor PTE menggunakan skala 10–90. Sebagai gambaran umum, Pearson menyebutkan rentang skor sekitar 51–60 untuk program sarjana dan 57–67 untuk program pascasarjana. Namun, setiap universitas tetap menentukan persyaratan penerimaannya sendiri.
Jadi, tes yang paling tepat bukan semata-mata tes dengan format yang dianggap paling mudah, melainkan tes yang diterima oleh universitas tujuan dan sesuai dengan target skor Anda.
3. Persiapkan Tes Bahasa Inggris Sejak Dini
Mendapatkan skor IELTS, TOEFL iBT, atau PTE bukan hanya soal menghafal kosakata atau memahami tata bahasa. Peserta perlu menguasai strategi menghadapi tes, mengelola waktu, memahami instruksi, serta berlatih mengerjakan soal sesuai format ujian.
Beberapa tantangan yang sering dihadapi peserta antara lain:
- Kesulitan memahami percakapan dan materi akademik berbahasa Inggris.
- Belum terbiasa membaca teks panjang dalam waktu terbatas.
- Kesulitan menyusun tulisan akademik secara sistematis.
- Kurang percaya diri ketika harus berbicara dalam bahasa Inggris.
- Belum memahami format, jenis soal, dan strategi pengerjaan tes.
- Belum memiliki target skor dan rencana belajar yang terukur.
Karena itu, persiapan yang terarah akan membantu peserta mengenali kemampuan awal, memperbaiki kelemahan, dan berlatih sesuai kebutuhan tes yang akan diambil.
4. ESC Pare Siap Membantu Anda
Bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, English Solution Center (ESC) Pare hadir sebagai mitra persiapan bahasa Inggris untuk membantu Anda mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tes berstandar internasional.
Melalui pendekatan 30 jam belajar yang terarah dan berbasis hasil belajar, ESC Pare membantu peserta mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris sesuai kebutuhan akademik dan target skor masing-masing.
Program persiapan dapat diarahkan pada kebutuhan berikut:
1. IELTS Preparation
Mempersiapkan peserta menghadapi IELTS Academic melalui latihan Listening, Reading, Writing, dan Speaking, disertai pembahasan soal dan strategi pengerjaan tes.
2. TOEFL iBT Preparation
Membantu peserta memahami format TOEFL iBT, mengembangkan keterampilan bahasa Inggris akademik, dan berlatih sesuai jenis soal yang diujikan.
3. PTE Academic Preparation
Mengenalkan peserta pada format PTE Academic serta membantu mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tes berbasis komputer.
4. Academic English & Speaking
Membangun fondasi bahasa Inggris untuk mendukung persiapan tes, presentasi akademik, diskusi, dan komunikasi di lingkungan internasional.
5. Program Belajar Berbasis Target
Peserta dapat memulai dengan pemetaan kemampuan, menentukan target yang realistis, mengikuti latihan terarah, dan mengevaluasi perkembangan secara berkala.
Melalui program yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta, ESC Pare siap membantu calon mahasiswa membangun kesiapan bahasa Inggris yang lebih baik untuk melangkah menuju pendidikan internasional.
5. Wujudkan Rencanamu Kuliah ke Luar Negeri
Jangan menunggu sampai pendaftaran universitas semakin dekat untuk mulai mempersiapkan bahasa Inggris Anda.
Mulailah dengan menentukan negara tujuan, memilih universitas dan program studi, memeriksa persyaratan bahasa Inggris, lalu menyusun rencana belajar sesuai skor yang dibutuhkan.
Jika Anda masih bingung menentukan tes yang tepat atau belum mengetahui kemampuan bahasa Inggris saat ini, persiapan dapat dimulai dengan pemetaan kemampuan dan konsultasi mengenai target belajar.
English Solution Center (ESC) Pare
Pilihan Kelas:
- Kelas Private 1 on 1
- Kelas Reguler 4 – 8 orang
Hubungi Admin: 0858 3062 6599
![]()