Beberapa Testimoni dari Klien ESC

1. “Asli nggak nyangka sama sekali kalau akhirnya IELTS ku bisa 8,5 (overall band): Listening 9, Reading 9, Writing 8, Speaking 8. Sebelumnya, aku tes cuma dapat 6; padahal aku mau ke Oxford yang IELTS nya harus 7,5. Berkat trik dari ESC, dengan 30 jam belajar, nilaiku bisa melonjak drastis”.

Aleen, Jakarta, Studying at Oxford University – Inggris.

2. “Untuk teman-teman yang gak punya waktu banyak untuk les IELTS, ESC is very much recommended. Dengan metode les yang super efektif dan waktu yang singkat, hanya 30 jam, saya yang belum pernah les IELTS bisa langsung dapat 7,5 overall band”.

Olive, UI International Program, Depok-Jakarta, studying in Australia.

3. “Tadinya saya sudah pernah test TOEFL iBT, tetapi hasilnya selalu sangat kurang dari target. Lalu saya hubungi ESC untuk les, tetapi saya konsultasi dulu tes mana yang harus saya ambil. Kebetulan universitas yang saya mau ambil memberi opsi: bisa test TOEFL iBT atau IELTS. Dari hasil Diagnostic Test ESC, saya disarankan ambil IELTS. Hasilnya tokcer, nilai saya langsung 7 overall bandnya”.

Ms. Momon, Universitas Trisakti Jakarta, studying in Australia.

4. “Tutorial persiapan IELTS dari ESC memang beda dari yang lain, terutama untuk penguasaan strategi dan trik menulis essay dengan baik, cepat dan mudah. Setelah saya kuliah di Melbourne, hasil belajar essay tersebut sangat-sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah”. 

Pristan, UI International Program, Depok-Jakarta, now studying in Australia.

5. “Sudah dua kali (dua paket) aku ambil les IELTS di lembaga kursus terkenal di Jakarta Selatan dan lebih dari 10 jeti habis untuk itu. Tapi hasilnya masih jauh (5) dari target score 7. Tak mau menyerah, aku browse internet dan ketemu ESC. Hanya dengan 30 jam (10x sesi), puji Tuhan target nilai 7 langsung tercapai. Thanks ESC.”

Floretta Niode, Pondok Kopi, now studying in Netherland.

6. Saat itu saya tinggal punya sisa waktu 2 minggu untuk memenuhi persyaratan study ke luar negeri saya. Tetapi tes IELTS saya gagal, target score (6,5) nya gak tercapai. Padahal saya sudah ikut les IELTS di suatu kursus. Saya hampir give up. Akhirnya setelah browse di internet, saya menemukan ESC yang memberikan Crash Program. Hanya 5 hari belajar (6 jam per sesi), akhirnya target score tercapai. Salut untuk trik-trik tes IELTS nya: excellent. ESC is the best.

Winston, Taman Anggrek Condominium, now studying in London, England.

7. “Baru kali ini aku bisa belajar bahasa Inggris yang gak bosen. Bayangin, aku ambil 4 jam setiap sesi, tapi karena teachernya qualified dan aku dapet banget apa yang aku mau, it’s absolutely enjoyable and helpful.”

Vanessa, Kelapa Gading, now studying at Nebraska University, USA.

8. “Test TOEFL iBT itu begitu lancar ku jalani. Tips dan tricks nya sudah aku kuasai berkat bimbingan dari tutor ESC, jadi nilai yang aku targetkan langsung tercapai. Thanks guys.”

Merrie Novia, Pademangan, now studying at Oklahoma University, USA.

9.“Aku paling lemah di bagian writing. Dua kali ngambil test IELTS, gagal terus writingnya. Frustrasi dan bingung, aku googling untuk cari-cari guru privat yang bisa diandalkan. Akhirnya ketemu tutor ESC. Sekarang baru ngeh, ternyata begitu caranya writing yang bagus, pas, dan dapat score tinggi.”

Edwin, PriceWaterHouseCooper, Jakarta.

10.“Saya benar-benar hampir menyerah setelah 7x saya ikut test TOEFL pBT, hasilnya selalu di kisaran 400-440, padahal saya butuh minimal 500 untuk syarat melanjutkan ke jenjang dokter spesialis di UI. Sebenarnya saya sudah les TOEFL di sebuah kursus besar, tapi hasilnya tidak signifikan. Alhamdulillah setelah ikut TOEFL Crash Program ESC, hanya dalam 2 minggu les, saya akhirnya dapat score TOEFL 530 dan cita-cita saya menjadi Urologist pun terbuka.”

Cipta, Physician Rumah Sakit Daerah, Kal-Tim.

11.“Tadinya aku merasa kesulitan memahami tenses yang 16 macam itu. Tapi ternyata dengan trik yang sederhana dari ESC, aku bisa memahaminya hanya dalam waktu 10 menit”.

Attira, SMP 216 Salemba, Jakarta.

12. “Saat menghadapi UN 2009, aku hampir kehilangan percaya diri terutama untuk menghadapi mata pelajaran B. Inggris. Sebenarnya aku udah ikutan Bimbel, tetapi di Bimbel sistem belajarnya hanya mengulang-ulang, di ESC langsung diajari trik dan tipsnya hanya dalam 4 kali pertemuan saja. Alhamdulillah nilai B. Inggrisku 9.5.”

Dion, SMP LabSchool Rawamangun Jakarta.

13. “Bagi saya TOEFL tadinya sulit sekali. Tetapi ternyata dengan trik-trik yang diajarkan oleh ESC, mengerjakan tes TOEFL itu gampang banget”.

Titik, Marketing Manager PTPN XIV Jakarta.

14. “Aku selalu mengalami kesulitan mengerjakan PR yang diberikan oleh guru B. Inggrisku. Makanya kalau ada PR, aku selalu konsultasi dengan ESC. PR selesai, aku jadi lebih mengerti lagi pelajaran B. Inggris!”

Sazka, SMPN 115 Tebet Jakarta

15. “Untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik sesuai dengan maksud surat bisnis yang saya terima dari klien-klien asing saya, saya selalu minta bantuan ESC. Layanannya cepat dan murah.”

Ashari Hutapea, Lawyer di Menteng, Jakarta.

16. “Untuk makalah, proposal, surat dan sejenisnya yang berbahasa Inggris yang akan kami ajukan untuk tender atau kirimkan kepada klien kami, ESC selalu membantu proof readingnya.”

M. Rifqi, Direktur USADI Informatic system & Technology, Jakarta.

17. “Kami sekolah di SMA 1 Al-Azhar Pusat. Di sekolah, sistem pengajaran bahasa Inggrisnya kurang membantu. Kami udah ikut kursus di tempat lain, tapi tetap saja kurang kena. Setelah mengikuti kelas privat ESC, bahasa Inggris kami kini sangat OK dan tidak malu-maluin lagi”.

Gilang, Ganang dan Ganis, SMA 1 Al-Azhar Pusat

18. “Pekerjaan saya di bidang marketing menuntut saya untuk selalu melakukan presentasi. Tadinya saya gak bisa membuat tulisan atau bahan-bahan presentasi tersebut dalam bahasa Inggris dengan tata bahasa yang baik dan teratur. ESC membimbing saya untuk melakukan semua itu dengan baik. Terima kasih ESC”

Umar M. Khaliq, Marketing Manager, Perusahaan Gas Internasional, Jakarta

19.“ESC sangat membantu saya meningkatkan percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris”

Linda, Mahasiswa LSPR Jakarta

20. “Atas rekomendasi beberapa teman yang pernah ngambil crash preparation program di ESC, aku ambil IELTS program. Tips dan tricks untuk mengerjakan IELTS test yang diberikan benar-benar okay dan ga bakal di dapat dari tempat lain.”

Ris, Dosen di London School of Public Relation, Jakarta.

21. Test IELTS itu susah susah mudah, tetapi dapetin nilainya susah banget. Saya aja udah 4 kali test, tapi gak pernah dapet target scorenya. Orang yang bahasa Inggrisnya sudah jago juga belum tentu bagus kalau test. Intinya kita harus tau trick yang jitu dan ESC memberikan trick-trick ini kepada kita. Terima kasih ESC”.

Iqbal, Jakarta, now studying in Netherland